BORNEONEWS, Palangka Raya - Dibukanya penerimaan polisi sumber sarjana atau biasa disebut Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) menjadi peluang bagi putra daerah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu mengatakan ada 17 jurusan yang akan direkrut sebagai anggota Polri sumber sarjana tahun anggaran 2017. Di antaranya, S2 Psikologi, S1 Dokter Umum, S1 Dokter Gigi, S1 Teknik Informatika, S1 Desain Grafis, S1 Teknik Sipil dan S1 Teknik Nuklir.
Kemudian S1 Teknik Kimia, S1 Teknik Elektro, S1 Hubungan Internasional, S1 Bahasa Perancis, S1 Kurikulum Pendidikan, S1 Metalurgi, S1 Ilmu Sejarah, S1 Psikologi, S1 Musik dan D-IV Nautika.
Menurut Pambudi, ada beberapa jurusan yang memang tidak ada di Kalteng. Jika berkaca pada tahun sebelumnya, jurusan Teknik Informatika paling banyak digemari pendaftar di Kalteng.
Pambudi mengimbau masyarakat untuk tidak percaya begitu saja apabila ada seseorang yang menjanjikan bisa diterima sebagai anggota Polri. "Jangan percaya pihak tertentu yang menjaminkan bisa. Ikuti prosedur yang ada. Siapkan diri untuk mendaftar," pesannya. (BUDI YULIANTO/B-6)
Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu mengatakan ada 17 jurusan yang akan direkrut sebagai anggota Polri sumber sarjana tahun anggaran 2017. Di antaranya, S2 Psikologi, S1 Dokter Umum, S1 Dokter Gigi, S1 Teknik Informatika, S1 Desain Grafis, S1 Teknik Sipil dan S1 Teknik Nuklir.
Kemudian S1 Teknik Kimia, S1 Teknik Elektro, S1 Hubungan Internasional, S1 Bahasa Perancis, S1 Kurikulum Pendidikan, S1 Metalurgi, S1 Ilmu Sejarah, S1 Psikologi, S1 Musik dan D-IV Nautika.
Menurut Pambudi, ada beberapa jurusan yang memang tidak ada di Kalteng. Jika berkaca pada tahun sebelumnya, jurusan Teknik Informatika paling banyak digemari pendaftar di Kalteng.
Pambudi mengimbau masyarakat untuk tidak percaya begitu saja apabila ada seseorang yang menjanjikan bisa diterima sebagai anggota Polri. "Jangan percaya pihak tertentu yang menjaminkan bisa. Ikuti prosedur yang ada. Siapkan diri untuk mendaftar," pesannya. (BUDI YULIANTO/B-6)








