BORNEONEWS, Buntok - Rosalina, penjual anggrek di Desa Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan, menurutkan bahwa ada enam jenis anggrek endemik di Kabupaten Barito Selatan.

Enam jenis itu yakni anggrek hitam, anggrek bulan, anggrek kalajengking, anggrek macan, anggrek tebu, dan anggrek cokelat.

"Enam jenis anggrek ini yang saya tahu ada di Barito Selatan," kata Rosalina kepada Borneonews, Kamis (19/1/2017).

Jika ada jenis lain, lanjut dia, dirinya mengakui tidak tahu.

Ia menceritakan, awalnya dirinya membudidayakan anggrek hanya karena hobi. Namun, seiring berjalannya waktu, hobi itu beralih menjadi profesi. Rosalina pun kini dikenal sebagai penjual anggrek.

Sistem penjualan, lanjut dia, dapat secara langsung atau datang ke rumahnya di Desa Sanggu, bisa juga via online.

"Kalau langsung ke rumah kita jual seharga Rp25 ribu per tangkai. Tapi kalau mengirim atau dibeli secara online ke luar Indonesia kita hargai antara Rp4 juta sampai Rp8 juta," beber dia.

Sementara itu, bila mengirim ke luar Kota Buntok harganya dibenderol Rp50 ribu hingga Rp120 ribu per tangkai. (URIUTU DJAPER/B-3)