BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam debat terbuka Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kobar 2017 sesi kedua yang digadang-gadang lebih seru dari sesi sebelumnya, polisi bertanggungjawab penuh atas keamanan dan kelancaran halannya debat. Sesi kedua ini berlangsung Sabtu (21/1/2017), di Gedung DPRD Kobar, Pangkalan Bun, diikuti lima  pasangan calon.

Demi menjaga keaman itu, Polres Kotawaringin menerjunkan puluhan anggota polisi berpakaian preman. Dalam debat lima pasangan calon (paslon) di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kobar, polisi menempatkan tim intel di semua lini.

"Kita sebar di seluruh ring, ada tiga ring. Ring satu di ruang debat, ring dua di luar ruang debat, dan ring tiga di luar gedung DPRD," kata Kapolres Kobar, AKBP Pria Premos, Sabtu (21/1/2017) pagi.

Satuan intel di bawah komando Kapolres itu akan mengawasi jalannya debat, baik mengawasi massa pendukung di luar gedung DPRD maupun massa yang ada di dalam ruang debat.

"Kami mengantisipasi adanya keributan, kejahatan, ketidak kondusifan, ancaman atau teror yang lebih berbahaya lagi saat pelaksanaan debat ini," kata dia.

Pilkada Kobar sendiri menjadi prioritas pengaman khusus ya pihak kepolisian pada tahun ini.

"Ya kekuatan kita kerahkan untuk pengawalan keamanan jalannya pesta demokrasi ini, tugas kita memastikan keamanan kobar tetap kondusif dari awal hingga pelaksanaan pilkada selesai," katanya. (CECEP HERDI/N).