BORNEONEWS, Sampit - Rasulullullah Sallallahu Alaihi Wasalam mengajarkan kepada umatnya untuk hidup sehat dengan cara berolahraga. Salah satunya dengan olahraga memanah, dan itulah yang saat ini dihidupkan oleh sejumlah umat muslim di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Seperti halya yang dilakukan sejumlah perkumpulan muslim di Kota Sampit yang dinamakan Imam Syafi’I Archery Club Sampit. Mereka menerapkan olahraga memanah sebagai dasar mengerjakan sunnah Nabi Muhammad. Hal itupun tertera di dalam sebuah hadis Rasulullah, "Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda)," (HR Muslim).

"Memanah dan berkuda merupakan dua jenis olahraga yang dianjurkan Nabi Muhammad kepada umatnya, dan itulah yang kami jalankan saat ini," ujar Fauzan Aprilianor salah satu anggota dari komunitas tersebut, Sabtu (21/1/2017).

Selain mengerjakan sunah nabi, memanah ini juga menjadi hobi mereka. Dimana mereka bisa menyalurkan bakat dan olahraga.

Fauzan juga menjelaskan, memanah dan berkuda merupakan dua jenis olahraga yang dianjurkan nabi kepada umatnya. Dan hal itulah yang membuat mereka menghidupkan kembali olahraga Rasulullah tersebut.

"Kalau berkuda di Kota Sampit tidak ada kuda, jadi memanahlah yang kami pilih," lanjut Fauzan.

Adanya perkumpulan olahraga inipun awalnya inisiatif dari umat muslim yang berkumpul di suatu Pengajian Sunah Sampit di Masjid Imam Syafi’I, Jl Kenan Sandan, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Untuk peminatnya semakin hari semakin bertambah, bahkan hingga kini sudah puluhan orang.

Sedangkan untuk jadwalnya dilakukan satu kali dalam sepekan, yakni setiap Minggu, sekitar pukul 06.00 WIB di lapangan depan Stadion 29 November, Jl Tjilik Riwut, Sampit.

Sementara persyaratan untuk masuk dalam anggota komunitas tersebutpun tidak banyak, yang penting berjenis kelamin laki-laki. Karena semua yang tergabung dalam komunitas tersebut umat islam. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)