BORNEONEWS, Kasongan - Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Katingan bakal melaporkan pihak yang memasang spanduk penolakan Habib Riziq Sihab sebagai imam besar umat Islam Indonesia ke Polsek Katingan Hilir.
"Kami pemuda Muhammadiyah rencananya Minggu 22 Januari besok menyampaikan pengaduan ke Polsek Katingan Hilir terkait kejadian pemasangan spanduk di Jalan Tjilik Riwut Bundaran Agung Kasongan yang isinya menolak Habib Riziq Sihab sebagai imam besar umat Islam Indonesia," tulis Ketua Pemuda Muhammadiyah Katingan, Lutfi Fauzi dalam rilisnya yang dikirimkan ke Borneonews.co.id, Sabtu (21/1/2017) malam.
Menurutnya spanduk penolakan Habib Riziq Sihab itu terpampang di Jalan Tjilik Riwut sekitar Bundaran Agung Kasongan Kecamatan Katingan Hilir pukul 14,00 WIB tadi siang.
Menurut Lutfi isi surat pengaduan pemuda Muhammadiyah itu meminta pihak kepolisian mengusut tuntas pihak yang memasang spanduk mengatasnamakan umat Islam Katingan itu. Yang isinya menolak Habib Riziq Sihab sebagai imam besar umat Islam Indonesia.
"Karena pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi otonom Muhammadiyah tidak pernah diajak, bahkan membuat pernyataan penolakan terhadap Habib Riziq sebagai imam besar umat Islam Indonesia," kata Lutfi Fauzi yang juga Ketua Karang Taruna Katingan ini.
Hal tersebut kata Lutfi bisa membahayakan stabilitas keamanan NKRI, khususnya stabilitas keamanan Kabupaten Katingan. "Dan pemuda Muhammadiyah meminta seluruh organisasi kemasyarakatan Islam yang ada di Katingan juga meminta kepolisian mengusut kejadian tersebut," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)
"Kami pemuda Muhammadiyah rencananya Minggu 22 Januari besok menyampaikan pengaduan ke Polsek Katingan Hilir terkait kejadian pemasangan spanduk di Jalan Tjilik Riwut Bundaran Agung Kasongan yang isinya menolak Habib Riziq Sihab sebagai imam besar umat Islam Indonesia," tulis Ketua Pemuda Muhammadiyah Katingan, Lutfi Fauzi dalam rilisnya yang dikirimkan ke Borneonews.co.id, Sabtu (21/1/2017) malam.
Menurutnya spanduk penolakan Habib Riziq Sihab itu terpampang di Jalan Tjilik Riwut sekitar Bundaran Agung Kasongan Kecamatan Katingan Hilir pukul 14,00 WIB tadi siang.
Menurut Lutfi isi surat pengaduan pemuda Muhammadiyah itu meminta pihak kepolisian mengusut tuntas pihak yang memasang spanduk mengatasnamakan umat Islam Katingan itu. Yang isinya menolak Habib Riziq Sihab sebagai imam besar umat Islam Indonesia.
"Karena pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi otonom Muhammadiyah tidak pernah diajak, bahkan membuat pernyataan penolakan terhadap Habib Riziq sebagai imam besar umat Islam Indonesia," kata Lutfi Fauzi yang juga Ketua Karang Taruna Katingan ini.
Hal tersebut kata Lutfi bisa membahayakan stabilitas keamanan NKRI, khususnya stabilitas keamanan Kabupaten Katingan. "Dan pemuda Muhammadiyah meminta seluruh organisasi kemasyarakatan Islam yang ada di Katingan juga meminta kepolisian mengusut kejadian tersebut," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)








