BORNEONEWS, Sampit - Perbuatan ibu yang tega membuang bayinya sendiri ini bisa disebut gila. Untungnya, orok tersebut saat ditemukan pasangan suami istri (pasutri) Alfindi dan Heriyani di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (21/1/2017), masih dalam kondisi hidup dan sehat.
"Iya sekitar pukul 05.30 WIB, kami dapat laporan bahwa ada warga temikan bayi, dan kami langsung mendalaminya," ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Cempaga Hulu Iptu AA Rahmat, Sabtu (21/1/2017).
Dalam penyelidikan, bayi yang ditemukan warga tersebut diperkirakan berumur sekitar 6 jam saja dan berjenis kelamin perempuan. Hal itu diketahui saat pihaknya melakukan pemeriksaan di Puskesmas Punda.
"Diperkirakan bayi itu baru lahir sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, karena tali pusarnya masih menempel, dan masih ada bercak darah di badannya," ungkap Rahmat.
Saat ini pihaknya masih mencari tahu siapa orangtua bayi malang tersebut. Dan atas dasar apa bisa meninggalkan bayinya. (M. HAMIM/B-5)








