BORNEONEWS, Buntok - Sungguh mengharukan, ternyata Nina (9 tahun), murid kelas IV, SDN 15 Buntok, tinggal di rumah berukuran kecil, di Jalan Jendaral Sudirman, Buntok, Kabupaten Barito Selatan.
Rumah yang ditempati Nina dan keluarganya diperkirakan berukuran 4x4 meter persegi, terbuat dari papan bekas, serta beratapkan seng.
Nina merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Toni (39) dan Markamah (37).
"Ya mau tinggal di mana lagi, kita hanya sebagai buruh serabutan ini. Meski kondisi rumah seperti ini kita tetap bersyukur," kata Toni, ayah Nina, Minggu (22/1/2017).
Meski dari keluarga tidak mampu, Toni enggan berputus asa. Dengan penghasilan tidak menentu, ia tetap semangat menjalani hidup.
"Saya tidak mau meminta-minta atau berharap belas kasihan dari orang lain. Karena saya masih mampu bekerja," ucap dia.
Toni menceritakan, dirinya tidak pernah menyuruh Nina bekerja. Itu kemauan keras dari sang anak untuk mendapatkan uang jajan.
Nina sendiri merupakan salah seorang dari dua gadis kecil yang bekerja mencari sulur keladi, lalu menjajakan keliling kampung. Uang yang diperoleh digunakan untuk membeli jajan dan memenuhi keperluan sekolah. (URIUTU DJAPER/B-3)








