BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemanfaatan pekarangan baik di perkantoran maupun ke rumah pribadi untuk menanam sayuran bakal digalakkan pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan tengah (Kalteng).
Demikian disampaikan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Sosial Kalteng, Rabu (18/1/2017). Gubernur mengatakan pihaknya akan segera mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) untuk menanam sayuran salah satunya cabai.
Sebab, selain mudah juga mampu menekan angka kebutuhan rumah tangga ketika sayuran di pasaran mahal. Bahkan bisa jadi, karena pegawai banyak yang menanam sendiri kebutuhan harian di rumah, pasar tidak seenaknya menaikkan harga komoditasrumah tangga.
"Nanti akan saya wajibkan untuk ASN menanam komoditas rumah tangga terutama cabai. Kan mudah saja disamping atau belakang rumah. Sayuran lain juga bisa misalnya tomat dan sebagainya.Untuk menghijaukan dan menghias rumah kan baik juga," kata Sugianto.
"Tidak hanya di rumah, di setiap kantor juga harus menanam demikian.Tidak hanya bunga saja menghiasi perkantoran, tanaman cabai dan sebagainya harus juga ada," tambahnya.
Ia meminta agar pegawai dinas tersebut menggalakkan tanam cabai dan sayuran di rumah masing-masing maupun di kantor."Nanti bibit gampang saja, saya perintahkan dinas terkait untuk mengadakan bibit yang nantinya dibagi ke pegawai," ujarnya.
Sementara itu, saat menteri pertanian Ri Amran Sulaiman datang ke Palangka Raya bulan lalu, ia mengatakan inflasi yang dipicu komoditas makanan terutama sayuran adalah akibat bangsa indonesia sendiri. Ia mengkritisi naiknya harga cabai sebagai kemalasan warga.
"Ini saking malasnya penduduk indonesia. Padahal apa sih susahnya menanam sayuran di rumah, taruh saja biji cbai di pot pasti tumbuh kok," gerutunya. (M ROZIQIN/B-8)








