BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemkab Seruyan segera mengagendakan pembentukan forum CSR Seruyan bersama seluruh pimpinan tertinggi atau komisaris utama dari seluruh perusahaan baik sawit, tambang serta HPH yang menjalankan aktivitasnya di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Realisasinya direncanakan Februari 2017, di Jakarta.
"Jika tidak ada kendala waktu, Februari 2017 ini segera dibentuk forum CSR yang akan berlangsung di Jakarta," kata Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Seruyan, Wiktor T Nyarang di ruang kerjanya, di Kuala Pembuang, Senin (23/1/2017).
Kota Jakarta dipilih sebagai tempat pelaksanaan, menurut Wiktor, karena hampir seluruh pemilik perusahaan atau kantor induk perusahaan banyak yang berdomisi di ibu kota Negara Republik Indonesia itu.
"Menyangkut pembentukan forum CSR ini, kita bersama pak Bupati Seruyan Sudarsono sebelumnya telah melakukan persiapan pembentukan melalui rapat bersama pihak jajaran pemkab yang digelar terakhir pada akhir Desember 2016," ujarnya.
Adapun alasan pembentukan forum CSR tersebut, jelas dia, adalah untuk mensinkronkan pelaksanaan kegiatan program lapangan antara pemkab dengan perusahaan agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan.
"Nanti kalau forum itu sudah dibentuk, apapun rencana kegiatan CSR perusahaan yang mau dilaksanakan, laporannya akan masuk ke meja forum CSR untuk ditelaah bersama mana yang harus dilaksanakan lebih dulu, dengan menyesuaikan kebutuhan dan keinginan masyarakat yang sifatnya mendesak dipenuhi," terangnya.
Tujuan pembentukan forum CSR ini juga, sebagai wadah evaluasi bagi pihak pemkab dalam melakukan pemantauan dan pengawasan penyaluran CSR perusahaan ke masyarakat.
" Sebab selama ini kontribusi perusahaan seperti CSR bagi warga sekitar lokasi perusahaan, bisa saya katakan masih minim sekali," ungkapnya. (PARNEN/N).








