BORNEONEWS, Buntok - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Dusun Selatan (Dusel) bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar kegiatan Gebyar Islamic Festival III tahun 2017 Masehi/1438 Hijriyah, di Buntok, Senin (23/1/2017). Pentas seni islami yang akan berlangsung selama sepekan tersebut, dibuka secara resmi oleh kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Barsel, H Supiani.
Dalam acara pembukaan kegiatan itu, selain instansi terkait di lingkungan Kemenag sendiri, juga dihadiri pihak Dinas Pendidikan Barsel serta sejumlah kepala sekolah di Buntok dan dari beberapa kecamatan yang turut serta menjadi peserta kegiatan itu.
Kepala Kemenag Barsel, H Supiani dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai ajang lomba pencarian bakat kesenian bernuansa islami bagi siswa.
"Kami sangat berterimaksih kepada keluarga MTsN Dusun Selatan yang telah membuat suatu gebrakan untuk menggelar kegiatan pelestarian budaya islam dalam skob yang cukup besar, dengan mengundang keseluruh sekolah di kabupaten ini," ujarnya.
Supiani berharap, kegiatan itu bisa berjalan sesuai harapan bersama agar mempunyai manfaat tersendiri, baik dalam sekolah pendidikan Islam maupun pada sekolah umum.
Kepala MTsN, Hj.Sinon Risi kepada PPost mengatakan, untuk cabang yang diperlombakan dalam Islamic Festival 2017 tersebut, Nasid Group dan vokal Solo dari tingkatan SD hingga SLTP serta Maulid Habsi group untuk usia di bawah 25 tahun.
"Kegiatan ini sudah menjadi anggenda MTsN Dusun Selatan pada setiap awal tahun. Sejak Islamic Festival II tahun lalu, kami sudah membentangkan sayap, melibatkan semua sekolah di Barito Selatan ini," terang nya.
Sinon menambahkan kegiatan tersebut selain di dukung oleh pemerintah daerah, juga di sponsori BRI dan BNI Cabang Buntok serta Telkomsel.
"Semoga untuk pelaksanaan di tahun yang akan datang, kami masih mendapat dukungan dari Pemerintah Daearah Kabupaten Barito Selatan dan sejumlah sponsor. Karena kegiatan ini merupakan penunjang perogram pemerintah untuk meningkatkan sumberdaya manusia di bidang pendidikan dan seni," tegas Sinon. (H. LAILY MANSYUR/N).
Dalam acara pembukaan kegiatan itu, selain instansi terkait di lingkungan Kemenag sendiri, juga dihadiri pihak Dinas Pendidikan Barsel serta sejumlah kepala sekolah di Buntok dan dari beberapa kecamatan yang turut serta menjadi peserta kegiatan itu.
Kepala Kemenag Barsel, H Supiani dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai ajang lomba pencarian bakat kesenian bernuansa islami bagi siswa.
"Kami sangat berterimaksih kepada keluarga MTsN Dusun Selatan yang telah membuat suatu gebrakan untuk menggelar kegiatan pelestarian budaya islam dalam skob yang cukup besar, dengan mengundang keseluruh sekolah di kabupaten ini," ujarnya.
Supiani berharap, kegiatan itu bisa berjalan sesuai harapan bersama agar mempunyai manfaat tersendiri, baik dalam sekolah pendidikan Islam maupun pada sekolah umum.
Kepala MTsN, Hj.Sinon Risi kepada PPost mengatakan, untuk cabang yang diperlombakan dalam Islamic Festival 2017 tersebut, Nasid Group dan vokal Solo dari tingkatan SD hingga SLTP serta Maulid Habsi group untuk usia di bawah 25 tahun.
"Kegiatan ini sudah menjadi anggenda MTsN Dusun Selatan pada setiap awal tahun. Sejak Islamic Festival II tahun lalu, kami sudah membentangkan sayap, melibatkan semua sekolah di Barito Selatan ini," terang nya.
Sinon menambahkan kegiatan tersebut selain di dukung oleh pemerintah daerah, juga di sponsori BRI dan BNI Cabang Buntok serta Telkomsel.
"Semoga untuk pelaksanaan di tahun yang akan datang, kami masih mendapat dukungan dari Pemerintah Daearah Kabupaten Barito Selatan dan sejumlah sponsor. Karena kegiatan ini merupakan penunjang perogram pemerintah untuk meningkatkan sumberdaya manusia di bidang pendidikan dan seni," tegas Sinon. (H. LAILY MANSYUR/N).








