BORNEONEWS, Sampit - Untuk menghindari dampak musim kemarau seperti terjadinya kebakaran lahan, polusi asap dan lainnya di tahun ini. Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan.
Dia mengharapkan petani dapat mencari cara baru yang lebih ramah lingkungan untuk membuka lahan baru sebagai lokasi pertanian.
"Bisa dikonsultasikan ke instansi terkait, bagaimana cara pembukaan lahan pertanian tanpa dibakar," kata Supian Hadi, Selasa (24/1/2017).
Supian mengatakan, dampak dari kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan, tidak hanya daerah, namun juga masyarakat.
"Maka dari itu stop pembakaran lahan dan hutan ini. Kita juga harus sosialisasikan kepada masyarakat sebelum terlambat," tuturnya. (R.NAFARIN/B-11)








