BORNEONEWS, Buntok - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Selatan (Barsel) perlu direhab baik pada bangunan gedung maupun berbagai peralatan dan kelengkapan fasilitas kantor.
"Masalahnya, Diskominfo ini baru dibentuk dari Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) terbaru, dan bangunan kantor yang kami gunakan ini, eks kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah," terang kepala Diskominfo, Eka Surya Thano kepada PPost di ruang kerjanya, di Buntok, Rabu (25/1/2017).
Ia menerangkan, untuk sementara ini sebagai dinas baru OPD Barsel, mau tidak mau pihaknya harus bisa mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan pasilitas kantor agar bisa bekerja sebagai pelayan publik.
Diuraikannya pula, bahwa bangunan kantor yang di gunakan pihaknya saat ini nerupakan bangunan tua dari kayu.
"Sebelum bangunan ini di gunakan oleh BPDB, dulunya di gunakan oleh Dinas Sosial," terangnya.
Ia pun berharap pada saatnya nanti bangunan tersebut bisa menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mendapat perehapan termasuk kesediaan pasilitas kantornya yang dianggarkan pada APBD Barsel 2018.
"Setelah bangunan kantor ini di tinggalkan BPBD, seperti yang kita lihat bersama, semua nya kosong. Maka dari itu kami akan mengupayakan untuk melengkengkapi aset dan kelengkapannya," beber Eka.
Mantan kepala BPMPD Barsel itu juga mengharapkan kepada seluruh staf dan bawahannya, agar dapat segera menyesuaikan diri dan bekerjasama di Diskominfo untuk memberikan yang terbaik kepada pemerintah dan masyarakat Barsel.
"Masyarakat juga perlu tahu bahwa saat ini Diskominfo berkantor di Jalan Pahlawan Nomor 14 RT 31 Buntok," demikian Eka. (H. LAILY MANSYUR/PPOST/N).








