BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Peternakan sapi warga di Kelurahan Raja Seberang, Pangkalan Bun berpotensi menjadi daya tarik pariwisata.

Menurut Ahmad Yani, salah seorang pelaku sektor wisata di Pangkalan Bun, bila pemerintah daerah jeli melihat potensi ini, bukan tidak mungkin keberadaan ternak sapi warga akan membawa manfaat lebih bagi masyarakat sekitar.

"Misalnya, diadakan balap sapi atau karapan sapi seperti di Madura, Pacu Jawi di Sumatera Barat, atau nama lain yang sesuai bahasa lokal. Bila balap sapi tersebut digelar di Kobar. Tentunya partisipasi warga pemilik sapi juga sangat berperan bila hal ini diwujudkan," kata Yani.

Ia yakin, bila event seperti itu diagendakan rutin setiap tahun, banyak wisatawan akan mengunjungi Bumi Marunting Batu Aji.

"Bila ini terwujud, artinya potensi wisata dalam kota akan bertambah. Tentunya wisatawan akan mendapat objek wisata alternatif, selain tujuan utama yaitu Taman Nasional Tanjung Puting," ujarnya. (WAHYU KRIDA/B-10)