BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah pengguna Jalan Trans Kalimantan wilayah Kabupaten Katingan mengeluhkan kondisi aspal di ruas ini yang sebagian besar bergelombang.
Hasil pantauan Rabu (25/1/2017), ruas Jalan Trans Kalimantan wilayah Katingan yang aspalnya bergelombang, itu mulai dari Km 4 Kasongan hingga Km 9 Desa Bukit Batu arah Palangka Raya.
Kemudian, dari Bukit Batu hingga Desa Hampangen sekitar 5 Km. Di ruas ini permukaan aspal yang bergelombang dalam satu titik setinggi sekitar 5 cm.
Sementara, dari Hampangen sampai ke perbatasan Kota Palangka Raya sekitar 7 Km, permukaan aspal yang bergelombang semakin banyak. Bahkan ketinggian titik gelombang hingga ada yang mencapai lebih dari 5 cm.
Banyaknya gelombang di permukaan aspal di Jalan Trans Kalimantan ini dikleuhkan sejumlah pengguna jalan, baik sopir truk, pemilik mobil pribadi maupun sopir angkutan.
"Banyaknya gundukan di jalan ini cukup menggu, dan tidak bisa kita laju penumpang di belakang bisa terpental," ujar Riansyah salah seorang sopir angkutan penumpang yang biasa mengambil rute Kasongan-Palangkaraya.
Sementara menurut Anang, seorang sopir truk yang biasa melintasi jalaur ini mengaku selain banyak gelombang, ruas jalan ini juga dinilai sempit. "Selain bergelombang, Jalan Trans Kalimantan di wilayah Katingan terutama di Desa Hampangen ini sempit, sehingga kalau berpapasan dengan kendaraan lain kita mesti lebih hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan," ungkap Anang. (ABDUL GOFUR/B-5)








