BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara Robansyah mengatakan, RSUD Muara Teweh dan dokter spesialis mata dari Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami), berencana menggelar operasi katarak gratis pada April 2017.
Kegiatan itu telah mendapatkan persetujuan dari Bupati Barito Utara Nadalsyah.
Tujuan operasi katarak gratis ialah untuk membantu masyarakat kurang mampu supaya dapat melihat kembali.
Dengan pandangan yang jelas, mereka diharapkan bisa kembali produktif sehingga dapat menurunkan angka kemiskinan.
“Artinya, setelah dapat melihat, mereka dapat beraktifitas dan berinteraksi secara sosial maupun ekomoni yang bisa menghasilkan dan tidak menggantungkan diri dengan orang lain. Dengan harapan itu, mereka bisa produktif dan ada hasil. Jadi angka kemiskinan akan bisa ditekan,” tuturnya.
Perlu dipahami masyarakat, kata Robansyah, bahwa ada beberapa kontra indikasi penderita katarak yang tidak boleh dioperasi. Pertama, ialah bluekoma atau tekanan bola mata terlalu tinggi. Kedua, penderita diabetes (kencing manis). Ketiga, hipertensi (tekanan darah tinggi), dan keempat mata penderita katarak belum matang. (RAMADHANI/B-3)








