BORNEONEWS, Nanga Bulik - Postingan MM yang diduga merupakan anggota DPRD Lamandau dalam akun media sosial facebook, menuai rekasi sejumlah kalangan. Beberapa postingan dinilai menyakiti perasaan para pejabat di Lamandau.

"Pejabat di Lamandau saja kan ratusan, belum lagi pegawai lainnya, bayangkan mereka yang selama ini betul-betul bekerja keras, berkarya dengan ikhlas dan mengabdi dengan sungguh-sungguh untuk pembangunan, pasti sakit hati dengan pernyataan semacam itu," kata Budi Prastowo, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Lamandau, saat menyampaikan unek-uneknya bersama sejumlah pegawai lintas SKPD di ruang kerja Ketua DPRD Lamandau, H Tommy Hermal Ibrahim, Kamis (26/1/2017).

Budi Prastowo mengaku, secara pribadi ia tidak ada masalah dengan siapapun, namun ia tidak berharap jika berawal dari postingan-postingan ini justu menjurus pada terganggunya kondusivitas di tengah masyarakat karena adanya pihak yang sakit hati atau tersinggung.

"Kalau urusan sakit hati kan tentu masing-masing orang juga punya perasaan berbeda, hanya saja alangkah baiknya jika pernyataan itu justru membuat adem ayem dan justru menjaga kondusivitas, apalagi beliau (MM) juga kan anggota dewan yang terhormat. Jika tidak dijelaskan apa maksudnya, tentu akibat postingan MM ini akan ada banyak pihak yang tidak terima, baik langsung maupun tidak langsung, karena tersinggung dan sakit hati," katanya.

Berawal adanya sejumlah postingan MM di akun facebook miliknya, sejumlah orang dari lintas SKPD Lamandau mendatangi DPRD untuk meminta klarifikasi.

Mereka berharap ada penjelasan perihal beberapa cuitan MM di akun facebooknya, seperti pada cuitan yang diposting pada 14 Januari 2017 sekitar pukul 17.11 WIB, yang memuat tulisan :

"Pembangunan hanya berkutat d infrastruktur itupun tdk merata dipusaran pasilitasku nol kwalitas lg. Org2 slalu bertanya2 kapan pembangunan manusianya. Semoga kalian cepat mati para pejabat". (HENDI NURFALAH/B-5)