BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walau tidak booming seperti beberapa tahun lalu, namun bagi para pebisnis, batu kecubung masih terus diburu.
"Saat ini mayoritas pemesan adalah para kolektor batu permata. Mereka merupakan orang yang mengerti akan kualitas batu permata. Pemesan tersebut berasal dari Pontianak, Jakarta dan kota-kota besar lainnya," jelas Irwansyah, pengrajin batu permata, di Jalan Pangeran Antasari Gang Flamboyan Pangkalan Bun.
Pria yang biasa disapa Dela ini mengatakan, Karena pemesan saat ini merupakan kolektor batu permata, jenis dan harga batu yang dijualnya pun memang kualitas bagus dan berharga tinggi.
"Berkisar antara Rp5 juta, hingga Rp10 juta. Bahkan ada juga di atas itu. Biasanya batu permata yang dipesan para kolektor tersebut nantinya akan diikutkan kontes batu permata yang belakangan ini sering digelar di beberapa kota besar di Indonesia," jelas Dela.
Menggunakan media online, Dela mengirim batu permata tersebut ke pemesan setelah uang pembayaran ditransfer. "Pemesan batu biasanya langganan kita yang telah mengetahui kualitas batu olahan pengrajin Pangkalan Bun. Ada juga yang atas rekomendasi rekannya sesama kolektor batu," tandasnya. (WAHYU KRIDA/B-10)








