BORNEONEWS, Sampit - Dua hari menjelang perayaan Imlek 2568 yang jatuh pada Sabtu (28/1/2017) sejumlah pedagang aksesoris yang ada di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meneguk untung, karena barang dagangannya laris terjual.
“Penjualan pernak-pernik Imlek cukup laris, dan sangat membantu pemasukan saya dalam tiap harinya,” ujar Gustiana, pemilik Toko Maju Jaya, yang berada di Jl HM Arsyad, Sampit, Kamis (26/1/2017).
Larisnya jualan aksesoris tersebut membuat keuntungan yang didapat oleh Gustiana bertambah. Bahkan dalam sehari saja, keuntungan yang ia dapat mencapai Rp2 juta, atau bahkan bisa lebih.
Sementara itu, aksesoris yang paling banyak diminati warga Tionghoa adalah lampion dan juga amplop angpao yang bercirikhas perayaan Imlek.
“Iya lampion dan amplop ampau yang paling laris, dan ada juga pernak-pernik lainnya,” ungkap Gustina.
Sementara, untuk penjual pernak-pernik Imlek sendiri terbilang sangat jarang ada di Kota Sampit. Bahkan kemungkinan hanya Toko Maju Jaya saja yang menyediakan aksesoris tersebut.
“Saya menjual ini memang untuk membantu warga Tionghoa agar bisa mendapatkan aksesoris Imlek lebih mudah, dan tentunya juga menjadi salah satu usaha saya,” kata Gustina. (M HAMIM/B-5)








