BORNEONEWS, Muara Teweh - Pembangunan jembatan penyebarangan Muara Teweh - Jingah mengancam usaha para motoris feri penyeberangan atau kelotok. Karena masyarakat akan lebih memilih jalur darat ketimbang sungai.
Bupati Barito Utara Nadalsyah mengatakan, pemkab tidak akan tinggal diam dan aklan mencarikan solusi. "Kami siap berkoordinasi dengan para motoris kelotok untuk membahas kelanjutan usaha atau mata pencaharian mereka untuk mencari solusi terbaik," jelas Bupati Nadalsyah seusai peninjauan Islamic Center, Jumat (27/1/2017).
Bupati Nadalsyah mengatakan, pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan ini telah melakukan survei terlebih dahulu dan mempertimbangkan dari segi masyarakat.
"Apabila pembangunan ini lebih banyak manfaatnya daripada mudaratnya, maka akan dilakukan pembangunan, dan ini akan berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat nantinya," jelasnya.
Menurutnya, pemerintah daerah akan mencari solusi terbaik terhadap masalah ini. "Bagi para motoris kelotok dapat menemui saya dengan datang ke kantor untuk membahas bersama dalam mencari jalan keluarnya, sehingga tidak akan mematikan usaha mereka," tegas Bupati Nadalsyah. (RAMADHANI/B-2)








