BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Aksi kejar-kejaran bak di film action terjadi di jalanan Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, yang melibatkan sejumlah motor dan mobil minibus warna silver bernomor polisi KH 1114 RB.
Peristiwa itu terjadi Jumat (27/1/2016) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Berdasarkan informai yang diperoleh Borneonews, ternyata mobil minibus tersebut berusaha melarikan diri seusai menyerempet beberapa motor dan mobil.
Bahkan wartawan Borneonews yang sedang melintas turut menjadi korban pengemudi ugal-ugalan tersebut.
Peristiwa itu bermula saat wartawan Borneonews sedang berhenti di lampu merah Jalan Iskandar atau perempatan Bank Kalteng. Saat lampu sudah berwarna hijau, tiba-tiba diserempet mobil minibus bernomor polisi KH 1114 RB dari arah kiri.
Akibatnya kaca spion sepeda motor wartawan Borneonews pecah. Namun mobil tersebut tidak berhenti dan langsung membelok ke arah Jalan Sutan Syahrir.
Saat wartawan Borneonews berusaha melakukan pengejaran, rupanya ada pengendara lain yang juga sedang memburu mobil tersebut. Pengendara itu rupanya juga diserempet mobil yang sama.
"Om, mobil itu menyerempet saya. Tadi kan om diserempet juga ayo kita kejar sama-sama," ucap pengendara motor yang tidak diketahui namanya.
Dalam pelarianya, mobil tersebut sempat menyerempet dan menabrak bagian belakang mobil lain yang melintas di Jalan Sutan Syahrir.
Namun pengemudi tetap tidak menghentikan laju mobilnya. Bahkan terus melaju kemudian belok ke arah Jalan Hassanudin. Memasuki kawasan pasar lama (Happy Zone), mobil berbelok ke arah Jalan Suradilaga.
Keluar dari Jalan Suradilaga, mobil melaju dengan melawan arus searah di Jalan PRA Kusumayudha. Mobil itu juga sempat menabrak beberapa motor yang terparkir didepan rumah makan padang yang berada di kawasan Happy Zone.
Melihat hal itu, beberapa warga berusaha mengehentikan laju mobil, namun gagal. Mobil lalu membelok ke arah Jalan Hasanuddin atau SMAN 1 Pangkalan Bun, kemudian masuk ke Jalan Diponegoro.
Hingga di depan Polres Kobar, beberapa pengendara yang mengejar sempat berteriak ke pos penjagaan bahwa ada pengemudi ugal-ugalan yang menyerempet beberapa pengguna jalan.
Pengemudi sempat kembali mengarahkan mobilnya masuk ke Jalan PRA Kusmayudha. Hinggga jalur turunan Makam Kejaraan pintu mobil sempat terbuka dan seorang perempuan muda mencoba keluar dari mobil tersebut. Namun si pengemudi tetap tidak menghentikan laju kendaraan, hingga perempuan tersebut tidak jadi keluar mobil.
Mobil kemudian mengarah lagi ke jalur tanjakan SMAN 1 menuju Jalan Hasanudin lalu Jalan Diponegoro dan belok ke Jalan Ahmad Yani.
Pengemudi terus melaju ke ara luar kota. Pengejar yang berupaya memecahkan kaca mobil dengan melemparkan batu juga tidak dihiraukan sang sopir.
Walau gagal menghentikan mobil, sejumlah pengendara yang mengejar sempat mengambil foto mobil. Foto tersebut telah diserahkan ke petugas penjagaan Satlantas Kobar.
Kaur Bin Ops Satlantas Polres Kobar Ipda Tugino mengatakan karena nomor polisi mobil tersebut sudah diketahui, saat ini pihaknya masih mencoba melakukan pencarian.
"Karena kode belakang nomor polisi mobil tersebut berasal dari Kabupaten Lamandau, saat ini kami masih berkoordinasi dengan pihak Satlantas Lamandau dan Samsat untuk mengetahui identitas pengemudi," sebut Tugino. (WAHYU KRIDA/B-3)








