BORNEONEWS, Sampit - Warga etnis Tionghoa tengah merayakan Hari Raya Imlek. Tak terkecuali di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, sejak Sabtu (28/1/2017) pagi, tak hanya masyarakat dari etnis Tionghoa, warga sekitar pun, termasuk anak-anak ikut berkumpul di Vihara Avalo Gites Wara, di Jalan Caman, Sampit. Anak-anak ini menunggu pemberian angpao.
Bila warga Tionghoa datang untuk merayakan Imlek, anak-anak sekitar datang untuk mengais rejeki dari kegiatan tersebut. Mereka datang dari pukul 07.00 untuk mencari angpao yang biasanya dibagikan oleh etnis Tionghoa yang merayakan imlek.
"Dari pagi bang saya di sini, lumayan dapat angpao untuk jajan," ujar seorang anak yang akrab disapa Emen oleh teman-temannya, Sabtu (28/1/2017).
Emen menceritakan, hampir setiap perayaan imlek ia bersama teman-temannya datang ke vihara Avalo ini. Ia mengais rejeki dari para masyarakat yang merayakan imlek. Angpao yang berisikan uang sebesar Rp 1000 hingga Rp 20 ribu mereka temukan dari angpao yang mereka dapatkan.
"Tidak mesti di dalam amplop sih, kadang merekapun memberikan kami uang saja," katanya.
Anak lainnya bernama Ari mengaku datang kesiangan, sehingga dia tidak kebagian angpao oleh masyarakat Tionghoa yang beribadah di vihara saat pagi hari.
"Pokoknya cari lagi, sampai dapat. Minimal hari ini dapat 70 ribu," ungkapnya. (RIAN NAFARIN LUFFI/N).








