BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Perayaan tahun baru Tionghoa bukan hanya dilaksanakan warga Tionghoa di Klenteng saja.
Di Vihara Graha Sailendera Kawasan Bundaran Pangkalan Lima Pangkalan Bun Kotawaringin barat (Kobar), sejak pukul 07.00 WIB warga Tionghoa yang beragama Budha melaksanakan ibadah untuk mengucapkan syukur atas datangnya tahun baru.
Menurut Ketua Majelis Budhayana Indonesia (MBI) Kobar Romo Maryono, walaupun tradisi Imlek bukanlah bagian dari acara keagamaan agama Budha, kegiatan beribadah saat Imlek ini adalah hal yang sangat bagus.
"Karena dalam merayakan tahun baru, warga Tionghoa melakukan ibadah, meminta keberkahan kepada Tuhan. Selama kegiatan ini baik dan tidak bertentangan dengan agama, tentunya akan kita dukung. Kegiatan ibadah di Vihara tadi di pimpin oleh Bhikku Dharma Nyanno," jelas Maryono seusai ibadah, Sabtu (28/1/2017).
Selain itu, lanjut Maryono, dengan melaksanakan ibadah dan doa bersama dalam tahun baru Imlek ini diharapkan semua umat di dunia bisa mendapatkan ketenangan, keberkahan dan rezeki yang banyak selama menjalani kehidupan setahun ke depan.
"Semoga Tuhan berkenan dan mengabulkan harapan ini. Bukan hanya kepada warga Tionghoa saja, namun bagi semua manusia apapun agama dan suku bangsanya," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)








