BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalimantan Tengah memiliki 1.573 desa dan kelurahan namun 305 di antaranya belum teraliri listrik. Selama ini, untuk menjangkau wilayah yang rata-rata terpenceil itu, PT Perusahaan Listrik Negara (pesero) terkendala akses jalan yang belum memadai.
"Lokasi desa-desanya tersebar dan belum ada akses masuk, sebagian harus lewat sungai. Kalau kita paksakan bangun jaringan jadi tidak feasibel dan tidak ekonomis," ungkap Asisten Manajer Bagian Jaringan PT PLN Area Palangka Raya, Andi Seno Hendriatmoko, Sabtu (28/1/2017).Seno mencontohkan, Kelurahan Mungku Baru, Kota Palangka Raya, salah satu tempat yang hingga saat ini belum dialiri listrik. Padaha,l ini masih salah satu kelurahan di ibu kota provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai". Namun untuk mencapai Kelurahan Mungku Baru harus menempuh jarak sejauh 150 kilometer melalui jalan darat dari Kota Palangka Raya lalu dilanjutkan menggunakan kelotok atau perahu kayu selama 1,5 jam.
"Warga di sana biasanya menggunakan generator atau genset," tambahnya. (TESTI PRISCILLA/N).








