Borneonews, Palangka Raya - Kalimantan Tengah memiliki enam pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Asisten Manajer Bagian Jaringan PT PLN area Palangka Raya, Andi Seno Hendriatmoko, menyebut, PLTU tersebut memiliki kapasitas masing-masing 65 megawatt (MW).

"Tapi yang digunakan tiap PLTU hanya 50 MW karena disesuaikan dengan transmisi yang ada. Sedangkan kebutuhan listrik di Palangka Raya saja mencapai 150 MW," ungkap Seno.

Empat PLTU di antaranya, lanjut Seno, cenderung menggunakan teknologi baru, sedangkan sisanya masih menggunakan sistem lama sejak 2009. (TESTI PRISCILLA/B-2)