BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang pria berinisial AFJ (29 tahun) terpaksa gigit jari lantaran uang sebesar Rp20 juta melayang sia-sia. Warga Jalan RT A Milono, Palangka Raya ini tertipu gara-gara memperoleh undian mobil Mercedes melalui bungkusan produk kopi.

AFJ kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pahandut, Sabtu (28/1/2017). Kapolsek Pahandut Kompol Ani Maryani membenarkan telah menerima laporan itu.

Kapolsek menuturkan, peristiwa penipuan ini terjadi pada Kamis (26/1/2017). Bermula ketika korban yang memiliki sebuah toko membuka salah satu produk kopi. Pada saat dibuka, korban menemukan selembaran pemenang undian dengan hadiah mobil Mercedes.

Korban lalu menghubungi nomor yang tertera. Tak berselang lama, korban diminta transfer dengan alasan sebagai sarat pengesahan surat kendaraan. Apesnya, korban percaya begitu saja. "Transfernya secara bertahap sebanyak 5 kali. Mulai dari Rp 3 juta, Rp 4 juta hingga totalnya Rp 20 juta," ucap Kapolsek.

Tak berselang lama, korban baru sadar kalau dirinya menjadi korban penipuan. Pelakunya diduga berada di Jakarta. Sebenarnya, modus penipuan ini sudah acap kali terjadi. Oleh sebab itu, Kapolsek mengimbau supaya masyarakat tidak begitu saja percaya, apalagi sampai diminta untuk mentransfer uang.

Imbauan serupa juga disampaikan Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli. "Berbagai macam modus penipuan selalu ada. Oleh sebab itu, harus hati-hati. Baik dari sisi penipuan lewat telephone maupun undian. Kalau memang dapat, jangan serta merta langsung percaya. Apalagi jika diminta menstranfer uang, maka itu tidak benar," imbau Kapolres. (BUDI YULIANTO/B-5)