BORNEONEWS, Sampit - Tidak ditemukan bekas luka atau pukulan apapun di sekujur tubuh korban perempuan yang ditemukan mengapung dalam parit sekitar PT SSP Blok G8, Dusun Padas, Desa Bejarau, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

"Tidak ada bekas kekerasan atau benda tajam maupun tumpul di sekujur jasad Yayah Setiawati (41), yang ditemukan tewas di dalam parit," ujar Kapolsek Parenggean Iptu Saldicky Julanda Alkarim, Sabtu (28/1/2017).

Walaupun begitu, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab tewasnya korban. Apakah karena dibunuh atau tewas karena penyakit. "Kami masih menunggu hasil visum dari dokter, dan nanti akan diketahui penyebab kematian korba," lanjut Saldicky.

Sementara, korban ditemukan pertama kali oleh karyawan PT SSP bernama Andut (55), dimana saat itu dirinya hendak memancing ikan di parit untuk keperluan makan. Namun tanpa sengaja dia lihat dari kejauhan ada benda yang nampak seperti boneka.

Hal itupun membuatnya penasaran dan langsung mendekatinya. Setelah sampai di tempat tersebut, dia langsung kaget, karena yang dilihatnya itu bukan boneka, melainkan jasad manusia.

Mendapati hal itu langsung pergi, dan memanggil temannya yang berada di sekitar lokasi, untuk melihat dan memastikan jasad tersebut apakah memang manusia atau bukan. Ketika temannya datang, dan memeriksa, ternyata benar itu jasad perempuan.

Merekapun langsung berupaya minta tolong dengan masyarakat sekitar, dan menghubungi kepolisian, untuk datang kelokasi kejadian.

"Setelah mendapat laporan, kali langsung ke TKP dan melakukan penyelidikan, serta evakuasi korban," ungkap Saldicky. (M HAMIM/B-5)