BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah pusat bakal menggelontorkan dana Rp4 miliar untuk menangani abrasi daerah pesisir pantai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun ini.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kobar, Erdy Setiawan mengungkapkan, penanganan abrasi akan dipusatkan di pantai Desa Keraya dan Desa Kubu, Kecamatan Kumai. Abrasi di daerah tersebut dinilai paling parah.
"Desa Keraya yang paling mendesak. Sejumlah permukiman warga sudah mulai terancam abrasi," ujar Erdy, Minggu (29/1/2017).
Anggaran dari pemerintah pusat itu akan dimanfaatkan untuk membangun pemecah ombak untuk menyelamatkan daerah yang terancam abrasi. "Sepanjang 1,5 kilometer di Desa Keraya sudah mengalami kerusakan parah. Sementara, di Desa Kubu sekitar 1 kilometer," bebernya.
Selanjutnya, kata Erdy, bengunan pemecah ombak juga akan didirikan di Umbang dan Desa Bogam Kecamatan Kumai. Penanganan abrasi ini akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan tingkat kerusakan.
Selain dari bantuan pemerintah pusat, imbuh Erdy, pihaknya juga berharap bantuan dana dari pemerintah provinsi. "APBD Kabupaten Kobar sangat terbatas, penanganan abrasi ini perlu mendapat bantuan dari pusat maupun provinsi," tandasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)








