BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Camat Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Idham BW Kusumah memimpin pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan tingkat desa (musrenbangdes), Desa Sungai Perlu yang dihadiri oleh puluhan warga desa setempat, Senin (30/1/2017).
Kegiatan yang dilaksanakan di bangunan kantor yang berada di Pelabuhan Teluk Segintung itu juga dihadiri fasilitator kecamatan, anggota Badan Perwakilan Desa (BPD), dan sejumlah aparatur kecamatan.
Idham BW Kusumah mengatakan, pelaksanaan musrenbangdes bertujuan menyerap aspirasi masyarakat desa, melalui usulan rencana program pembangunan.
Idham meminta, usulan yang disampaikan erat kaitannya dengan beberapa kebutuhan dasar yang utama, antara lain menyangkut perekonomian, pendidikan dan kesehatan.
"Bidang pembangunan perekonomian sangat penting untuk ditingkatkan melalui pelaksanaan kegiatan atau yang berjalan di desa. Sebab dengan berkembangnya perekonomian yang baik, maka tingkat kesejahteraan warga desa bisa tercapai dengan baik," kata Idham.
Selain itu, Idham menambahkan, bidang kesehatan dan pendidikan juga tak kalah pentingnya dengan bidang perekonomian di desa. Sebab dua hal itu, yang dapat menunjang peningkatan SDM masyarakat desa. "Saya berharap usulan pembangunan desa untuk tiga bidang ini semuanya dapat terpenuhi dengan baik berdasarkan pengusulan warga," terang dia.
Desa Sungai Perlu saat ini masih terisolasi. Meski tidak terlalu jauh dari Kuala Pembuang, ibu kota Kabupaten Seruyan, desa di tepi Laut Jawa ini belum tersambung lewat jalur darat. Dengan menggunakan perahu atau kelotok, warga Sungai Perlu memerlukan waktu hingga enam jam menuju Kuala Pembuang. (PARNEN/B-10)








