BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tak terlaksananya pengadaan blangko cetak kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tahun lalu, mengakibatkan pencetakan e-KTP di seluruh Indonesia tertunda. Di Kotawaringin Barat (Kobar) itu membuat 21 ribu lebih e-KTP belum tercetak

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kobar, Agus Suparji mengungkapkan, sejak Agustus 2016 lalu, blangko untuk pencetakan fisik e-KTP di Kobar telah ludes.

"Artinya, e-KTP yang perekaman datanya dilakukan sejak Agustus kemarin, sampai sekarang, belum bisa dicetak. Sampai Desember kemarin ada sekitar 21 ribu data identitas penduduk yang siap cetak. Ya mau bagaimana lagi. Pengadaan di pusat untuk tahun 2016 kemarin gagal. Jadi untuk sementara, warga kita beri surat keterangan telah melakukan rekam data," kata Agus Suparji, di kantornya, Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun, Senin (30/1/17).

Agus mengaku belum mendapat petunjuk resmi dari pusat kapan blangko cetak e-KTP itu kembali tersedia. Ia mengatakan, saat ini sedang berlangsung proses lelang untuk pengadaan blangko itu. Pendistribusiannya ke seluruh daerah se-Indonesia diperkirakan baru terlaksana pada pertengahan Februari 2017.

"Tahun ini, pengadaan blangko cetak e-KTP 25 juta keping. Itu untuk seluruh Indonesia. Dari 25 juta itu, 7 juta di antaranya, akan didistribusikan pada pekan kedua Februari nanti. Sementara untuk 18 juta keping lainnya, proses lelangnya harus melalui e-Katalog. Mudah-mudahan saja kabar itu benar," beber Agus.

Namun, lanjutnya, kendati distribusi keping e-KTP tersebut terealisasi, tidak semua data e-KTP yang sudah terekam dapat serta-merta dicetak.

"Paling yang didistribusikan itu 2 ribu keping saja. Walaupun sudah ada blangko cetaknya, belum tentu data yang sudah terekam itu bisa dicetak. Karena masih banyak data warga Kobar yang belum selesai diverifikasi. Ada yang dari Agustus sampai sekarang masih belum selesai dan belum boleh dicetak. Sekarang saja masih ada 500 keping KTP-el yang sudah setahun lebih belum diambil pemiliknya," pungkas Agus. (RADEN ARIYO/B-10)