BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Plt Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kapuas Yunabut mengaku bakal berkoordinasi dengan guru bimbingan konseling (BP) di setiap sekolah untuk memberikan pembinaan mental dan akhlak siswa.
Pasalnya, pascatertangkapnya lima orang siswa SMA dan SMK yang kedapatan sedang mengkonsumsi zenith dan menghirup lem, pihaknya merasa perlu untuk melakukan upaya pencegahan agar hal itu tidak terulang lagi.
"Kita akan berkoordinasi dengan guru BP setiap sekolah apakah perlu pembinaan,sebab semua tergantung permintaan dari sekolah dan pembinaan secara fisik berupa PPB dan mengubah pola pikir mereka secara spritual," ungkap dia saat ditemui Borneonews di kantornya, Senin (30/1/2017).
Ia menyebutkan beberapa siswa yang terjaring dari SMK Negeri 1 Kuala Kapuas yakni berinisial MZ (17) dan DD (18). Keduanya saat ditangkap sedang teler menghirup lem fox. Kemudian, RH (17), SM (17) dan OK (17), ketiganya siswa SMA sedang teler karena menelan Zenith.
"Peran orang tua sangat penting dalam perkembangan anak-anak baik di dalam pergaulan setiap hari dan kami hanya bisa melakukan pembinaan saja,tetapi perhatian dan pengawasan orang tua sangat penting," pungkasnya. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)







