BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menempati posisi ketiga di Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam pembelian kendaraan baru, di bawah Palangka Raya dan Kotawaringin Timur (Kotim).
"Di Kobar ini setiap tahunnya masuk sekitar 500 sampai 700 kendaraan baru," kata Kepala Unit (Kanit) Regident Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kobar, Ipda Bambang Eko, Selasa (31/1/2017).
Jumlah tersebut hanya kendaraan baru yang bernomor polisi KH (Kalimantan Tengah). Sementara kendaraan baru di luar plat KH diperkirakan setengah dari jumlah pelat KH. "Meski BBN (biaya balik nama) 1 (kendaraan baru) sudah diturunkan 5%, tapi masih banyak yang beli kendaraan dari luar pulau, utamanya dari pulau Jawa," jelas Bambang.
Ia menyarankan, agar masyarakat membeli kendaraan di daerah sendiri saja, agar pajak yang dibayarkan diserap langsung oleh pemerintah daerah. "Mobilnya dipakai di sini, pajaknya dibayarkan untuk daerah lain. Makanya kenapa Gubernur menurunkan BBN 1 itu agar masyarakat beli kendaraan tidak perlu ke pulau jawa," kata dia. (CECEP HERDI/B-10)








