"Banyak pengusaha yang kaya raya, tetapi masyarakat di sekitar perusahaannya masih ada yang kesusahan untuk berobat, anak-anak tidak bersekolah," ujar dia saat melakukan kunjungan ke Sampit, Selasa (31/1/2017).
Gubernur melanjutkan, perusahaan yang berada di Kalteng harusnya peduli dengan kebutuhan masyarakat, terutama di sekitar tempat mereka beoperasi. Dengan memperhatikan lingkungan, kesehatan, dan pendidikan mereka.
Dengan begitu, sambung dia, tugas pemerintah juga bisa terbantu oleh perusahaan yang beroperasi d wilayah Kalteng.
"Pengusahanya malah ke luar negri, bermewah-mewahan. Tetapi masyarakat di sekitar perusahaannya masih dibiarkan miskin, padahal mereka mendapatkan keuntungan dari tanah Kalteng," tandas Sugian. (RIAN NAFARIN LUFFI/B-5)








