BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepala Desa Saka Bulin Edi Marthono berencana membangun bundaran di jalan penghubung Kecamatan Kotawaringin Lama dan Kabupaten Sukamara. Hal itu dilakukan lantaran posisi Desa Sakabulin berada di tikungan tajam.
Menurut Edi, lokasi desa sangat membahayakan warga Saka Bulin. Hal itu dibuktikan dengan sering terjadinya kecelakaan lalu lintas di Desa Saka Bulin. Dengan adanya bundaran, diharapkan bisa meminimalisasi terjadinya kecelakaan.
"Pembangunan bundaran ini sangat penting guna mengurangi resiko kecelakaan. Posisi desa kami tepat di tikungan yang membentuk hampir 90 derajat. Sering terjadi kecelakaan," sebut Edi, Selas (31/1/2017).
Menurutnya, pembangunan bundaran di jalan poros merupakan permintaan warga. Sebab banyak warga, khususnya orang tua, yang merasa khawatir dengan keselamatan anak-anak mereka, terutama di jam sekolah.
Selain membangun bundaran, Kepala Desa yang baru dilantik tersebut juga akan memasang sedikitnya 40 titik lampu penerangan di Desa Saka Bulin.
Menurutnya pemasangan lampu penerangan juga menjadi program prioritasnya sebagai kades yang baru. Selama ini, di Saka Bulin kurang ada aktivitas warga di malam hari lantaran tidak ada penerang jalan. Sehingga sebagian besar warga memilih menghabiskan waktu malam di rumah masing-masing. "Kalau ada lampu penerang jalan diharapkan tidak sepi seolah tanpa penghuni, "ujarnya. (CR-3/B-3)








