BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seringkali saat kita melintas di beberapa ruas jalan di Kota Pangkalan Bun menjumpai jalan dalam kondisi rusak. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Kotawaringin Barat (DPU Kobar), Juni Gultom, ada beberapa faktor yang menyebabkan jalan rusak.
Beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan jalan di antaranya kepadatan lalulintas, kendaraan yang melebihi tonase serta faktor usia jalan dan keawetan dari konstruksi jalan.
Selain itu, adanya galian pipa bekas perbaikan saluran pipa PDAM yang bocor dapat mengurangi keawetan konstruksi jalan. "Semua pihak dimohon kesediaan dan kerelaannya untuk memperhatikan keawetan konstruksi jalan termasuk lintas koordinasi agar usia jalan dapat bertahan lama sesuai rencana," harap Juni Gultom, Selasa (31/1/2017).
Dari pantauan Borneonews, ada beberapa bekas perbaikan galian pipa PDAM yang berada di bawah ruas jalan aspal. Walau sudah mendapat perbaikan, karena arus lalulintas yang padat membuat jalan itu kembali rusak. Salah satunya berada di Simpang L, Jalan A Yani, bekas galian meninggalkan lubang memanjang dengan diameter besar yang menganga hampir di seluruh badan jalan. (KOKO SULISTYO/B-2)








