BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalan Bun memperkirakan tinggi gelombang Laut Jawa akan mencapai 3 meter lebih pada tiga hari ke depan.

"Jika dipantau untuk beberapa hari ke depan ini gelombang laut Jawa cukup tinggi bisa mencapai 2,5 sampai 3 meter," ungkap observer BMKG Pangkalan Bun, Ria Rosanti, Selasa (31/1/2017).

Ria menyebut hal itu terjadi karena saat ini memasuki musim barat atau muson barat, yang mengakibatkan kecepatan angin tinggi. Ini bisa berdampak pada keselamatan pelayaran yang melintasi Laut Jawa. Sebab, angin muson barat pemicu terjadinya gelombang tinggi.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kumai, Junaidi, mengimbau kepada seluruh perusahaan pelayaran, dan nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi yang akan terjadi hingga 4 Ferbuari 2017.

"Kami mengimbau untuk waspada, para nelayan jangan melaut dulu hingga cuaca kembali baik. Untum perusahaan pelayaran kami sudah berikan surat edaran. Keselamatan paling utama," kata dia.

Sebelumnya, Minggu (29/1/2017) Kapal Dharma Ferry VIII milik PT DLU batal berlayar. Kapal yang akan berlayar dari pelabuhan Kumai menuju Surabaya itu terhalang gelombang tinggi di laut Jawa.

"Kami mendapat imbauan dari KSOP untuk tidak berlayar karena pantauan BMKG gelombang sedang tinggi," kata Kepala Cabang PT DLU Kumai, Herdi Dwi Asmoro. (CECEP HERDI/B-10)