BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holikultura dan Perkebunan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memperingatkan para petani agar alat mesin pertanian (alsintan) bantuan tidak dinikmati segelintir orang saja.
"Bantaun ini tidak boleh dinikmati beberapa gelintir orang saja, bantuan harus digunakan untuk memaksimalkan hasil pertanian," ujar Kadis Pertanian Tanaman Pangan Holikultura dan Perkebunan, Kamaludin, Selasa (31/1/2017).
Kamaludin mengaku, selama ini pihaknya sering mendapat banyak keluhan mengenai bantuan alsintan yang hanya dikendalikan oleh orang tertentu saja. Padahal, bantuan tersebut diperuntukan bagi semua petani.
"Selama ini sudah banyak alsintan yang kita salurkan kepada masyarakat ataupun kepada kelompok tani. Ini tujuanya agar tingkat produksi panen bisa meningkat," katanya.
Namun pada kenyataanya, alsintan banyak yang dibiarkan hingga tidak terurus. Hal ini diketahui dari laporan masyarakat juga. Tentu hal ini semestinya tidak sampai terjadi karena untuk alsintan sudah diberi oleh pemerintah pusat.
"Bantuan tersebut saya harapkan dapat dimaksimalkan oleh para kelompok tani. Tentu sangat bermanfaat," terangnya.
Kadis mengakui, bantuan tersebut masih kurang karena jumlah petani di Kobar juga banyak. Terkadang petani harus menggunakan tenaga sendiri bukan mengunakan mesin saat mengolah tanah, penanaman hingga panen. Padahal alsintan juga sudah ada mesinnya hanya belum cukup di Kobar.
"Memang belum cukup. Namun hal ini akan kita usulkan agar bisa mendapat bantuan terus. Namun alsintan yang ada ini harus dimaksimalkan lagi. Bahkan perlu dirawat juga sehingga bisa awet," pungkasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)








