BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pelangsir bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kotawaringin Barat (Kobar) lolos dari incaran polisi.
"Kemarin kami ngecek ke SPBU di Simpang Runtu, sementara nihil yang ngetap (pelangsir). Infonya tidak diperbolehkan lagi oleh pengawasnya," kata Kasatreskrim Polres Kobar, AKP Zaldy Kurniawan, Rabu (1/2/2017).
Diduga, para pelangsir yang nekad mengisi BBM secara terang-terangan ke dalam jeriken itu sudah mencium rencana razia polisi. Selain para pelangsir yang menjadi sasaran, polisi juga mengintai dugaan tempat-tempat penadah BBM ilegal itu. Namun sejauh ini upaya itu tidak membuahkan hasil.
Menurut salah seorang pegawai SPBU di Simpang Runtu, jika sudah tersiar kabar akan ada razia atau media mulai ramai memberitakan, para pelangsir mendadak menghilang. "Kalau sudah sepi, datang lagi," katanya yang menolak namanya disebutkan. (CECEP HERDI/B-10)
Pelangsir BBM di Kobar Lolos dari Incaran Polisi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







