BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kualitas Sungai Arut, di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dinyatakan masih dalam ambang batas aman untuk budi daya perikanan dengan pola keramba.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kobar, Fahrizal Fitri mengatakan, hasil uji laboratorium DLH pada Oktober 2016, menunjukkan kedalaman oksigen di dalam air, yang menjadi dasar penting dalam budi daya perikanan dengan parameter nilai 4,5 mg dengan derajat keasaman (PH) 5.
" Nilai tersebut masih layak untuk budidaya perikanan," kata Fahrizal, Rabu (1/2/2017).
Fahrizal melanjutkan, dengan kondisi perairan seperti itu pembudidaya tidak perlu khawatir. Namun, ia mengingatkan pembudidaya untuk memperhatikan masa pancaroba, saat peralihan musim. Pada awal peralihan musim biasanya terjadi penurunan PH yang signifikan.
"Dan penurunan PH akan berakibat terjadinya penurunan kadar oksigen dalam air," tambah Fahrizal.
Walau begitu, pembudidaya ikan keramba Sungai Arut tampak masih enggan memelihara ikan, terutama jenis ikan mas, nila, bawal dan patin. Mereka seperti masih trauma karena kematian ikan peliharaannya hingga puluhan ton pada musim pancaroba lalu. (KOKO SULISTYO/B-10)
Sungai Arut Dinyatakan Aman untuk Budi Daya Ikan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Komentar (0)
Memuat komentar…







