BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Seruyan saat ini memiliki 30 siswa penyandang disabilitas. Jumlah itu meningkat dibanding tahun ajaran sebelumnya, yang hanya 20 siswa.
"Untuk siswa SD ada 20 orang. Sedangkan untuk tingkat SMP sebanyak 10 orang," kata Kepala SLB Negeri 1 Seruyan, Jago, Rabu (1/2/2017).
Seluruh siswa itu mencakup terdiri dari penyandang tuna rungu, tuna netra, tuna daksa, tuna grahita dan lainnya.
"Terbanyak adalah siswa penyandang tuna grahita," ujarnya.
Selama proses pembelajaran dan pendidikan yang berlangsung di SLB tersebut, Jago menyampaikan proses belajar tidak mengalami kesulitan yang berarti. Artinya, kegiatan pembelajaran masih tetap berjalan dengan baik dan lancar.
"Semua guru pengajar di SLB, seluruhnya berasal dari sarjana SLB. Delapan guru yang sudah berstatus PNS. Untuk menunjang aktivitas pembelajaran selama di SLB, kita juga mempunyai tenaga honorer sebanyak empat orang," jelasnya. (PARNEN/B-11)








