BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Barat, memproyeksikan dua kecamatan di Kobar yakni Kecamatan Arut Selatan dan Kumai menjadi kawasan budidaya perikanan kolam darat.
Namun sebelum ditetapkan sebagai kawasan budidaya, Dinas Perikanan akan melakukan kajian mendalam dan menyeluruh terhadap kedua kecamatan tersebut setelah itu baru diberikan status sebagai kawasan budidaya.
"Nah nanti tim akan mengkaji lagi mana sih di Kecamatan Arsel yang sudah diberi kawasan budidaya," terang Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Dinas Perikanan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Happi Kamis, Rabu (1/2/2017).
Dari kajian tersebut tim akan menentukan di mana saja kawasan yang banyak peluang dan cocok untuk budidaya kolam ikan. Kawasan yang banyak rawa-rawa dan dari hasil studi cenderung ke daerah Pendulangan, Desa Tanjung Putri dan Mendawai. Namun untuk Mendawai masih perlu kajian mendalam karena membutuhkan teknologi seperti kolam semi tambak.
Selain itu, pihaknya juga akan mengkaji lokasi yang tepat dan aman untuk budidaya keramba sungai. "Jangan kita mengkaji lokasi yang kita sudah tahu penyakitnya," tegas Happi. (KOKO SULISTYO/B-2)








