BORNEONEWS, Palangka Raya - Aksi mogok makan yang dilakukan 28 buruh PT SISK Makin Group di Bundaran Besar, Palangka Raya sudah berjalan dua hari sejak Selasa (31/1/2017).
Hingga Rabu (1/2/2017) pagi sudah ada tiga buruh yang tumbang, dan terpaksa mereka dilarikan ke RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan perawatan.
Aksi mogok makan itu hingga berita ini diturunkan masih berlangsung. Kali ini ada satu buruh atas nama Dominukus Naha juga tumbang setelah mengikuti aksi mogok di hari kedua.
Rabu (1/2/2017) pukul 20.27 WIB malam ini Dominikus dibawa ke RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan perawatan.
Korwil SBSI Kalteng, Hatir Sata Tarigan kepada Borneonews melalui pesan singkatnya mengatakan aksi mogok makan ini akan digelar sampai ada kejelasan pihak perusahaan mau membayar pesangon sesuai undang-undang. (ROKIM/B-8)








