BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli pastikan benda yang ditemukan warga jenis peledak. Namun untuk pastinya menunggu hasil tindaklanjut Sat Brimob Polda Kalteng.
"Kita masih lidik, ini dibawa ke Mako Brimob. Kalau Polri granat asap memang menggunakan. Nanti untuk tindak lanjutnya di Brimob," ucap AKBP Lili Warli saat ditemui Borneonews di lokasi penemuan, Rabu (1/2/2017) malam.
Namun berdasarkan pengumpulan informasi, kata Lili, benda itu ditemukan dari sekitar rumah pengepul barang rongsokan, Lilik Wuriyati(49). Saat ditemukan sudah berkarat dan tidak dalam keadaan meledak.
"Masih lidik dan kita serahkan ke Gegana untuk diperiksa lebih lanjut apakah atau aktif atau tidak," ujuar Lili Warli.
Berdasarkan penelusuran Borneonews, benda produksi PT Pindad dengan kode gt6-ar merupakan granat tangan gas air mata. Memiliki berat 407gram dan mulai diproduksi tahun 2014. (RONI SAHALA/B-8)








