BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketut Wijaya kaget bukan alang-kepalang, mendapati di depannya tergeletak benda yang diduganya granat. Warga Jalan Sangga Buana I, Kota Palangka Raya itu, menemukan benda yang belakangan diketahui sebagai granat gas air mata itu, usai bersih-bersih almari, yang kemudian diletakkan di sebuah sisi rumah, yang selama ini menjadi tempat penyimpanan barang bekas.

"Saya memperkirakan itu Granat. Makanya takut lalu lapor polisi. Saya temukan di sekitar lemari, di sana sudah lama belum dibersihkan, nah saat mau dibersihkan tiba-tiba ada Granat itu," ujar Ketut Wijaya kepada PPost, Rabu (1/2/2017) malam.

Temuan benda berbahaya di sebuah rumah pengumpulan barang bekas atau pemulung itu, membuat geger. Ketut Wijaya, tetap tak bisa menyembunyikan keterkejutannya setelah beberapa jam kemudian, setelah melaporkan temuan tersebut kepada kepolisian.

Kapolres Palangka Raya, AKBP Lili Warli bersama puluhan anggota langsung melakukan seterilisasi awal dengan memasang garis polisi. Sesuai prosedur baku di lapangan, aparat menjaga jarak untuk warga agar tidak mendekat di lokasi temuan. Sejumlah aparat berjaga untuk menseterilkan lokasi dengan memberi jarak sepanjang 60 meter lebih.

"Temuan oleh warga di tempat pengumpulan barang rongsokan. Lokasi langsung kita seterilkan dan sudah dibawa oleh Tim Jibom Gegana Brimob Polda Kalimantan Tengah ke Markas untuk diteliti lebih lanjut," ujar Lili.

Tim Gegana Brimob Polda membawa benda diduga Granat Nenas tersebut untuk diamankan. Belum diketahui pasti granat tersebut aktif atau tidak, untuk mengamankan situasi polisi melakukan seterilisasi lanjutan serta pemeriksaan terhadap saksi. (Why/PPOST/N). (Selengkapnya baca harian Palangka Post, Kamis, 2 Februari 2017).