BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walau saat ini masih berbentuk taman bacaan masyarakat (TBM),  Muhammad Yusup alias Hamid, pendiri Rumah Pintar Sanggar Rahmat Abah, menargetkan bisa membangun sekolah.

"Niat jangka panjang, kami akan membentuk Madrasah Diniyah di rumah pintar ini. Sedangkan rencana jangka pendek, kami akan membangun pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berorientasi alam dan lingkungan," jelas pria yang disapa Hamid itu, Kamis (2/2/2017).

Ia menjelaskan, bila nanti PAUD sudah berdiri, harapannya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memberikan pendidikan usia dini kepada anaknya.

"Dari masyarakat kurang mampu hingga yang memiliki ekonomi menengah ke atas. Jadi kami harapkan nanti dalam hal biaya sekolah ada subsidi silang. Pihak yang mampu silakan menyumbang biaya sekolah seikhlasnya, sedangkan yang tidak mampu silakan menyekolahkan anaknya tanpa memikirkan biayanya," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-10)