BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Puluhan unit lampu penerangan jalan banuan pemerintah di Desa Sungai Sekonyer, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar), mangkrak. Lampu penerangan jalan tersebut hanya bertahan selama tiga bulan sejak pertama kali dipasang pada 2013 lalu.

Sekretaris Desa Sungai Sekonyer, Taufik mengungkapkan, dari 20 unit lampu penerangan jalan bantuan pemerintah kabupaten yang terpasang di desanya, tidak ada satu pun yang berfungsi.

Pasalnya, lampu penerangan jalan yang menggunakan energi matahari itu rusak dan tidak ada upaya perbaikan dari pemerintah. "Itu rusak di ACCU-nya. Semuanya sama (kerusakan). Bukannya tidak mau memperbaiki. Desa sebenarnya bisa menganggarkan dana untuk perbaikannya. Tapi masalahnya sampai sekarang lampu-lampu penerangan jalan itu belum diserahkan ke desa. Jadi kami tidak bisa memperbaikinya," ujar Taufik, Selasa (31/1/17).

Taufik berharap, pengelolaan aset lampu penerangan jalan tersebut segera ada kejelasan. Sebab bila dibiarkan rusak seperti itu, pihaknya khawatir kerusakan pada lampu penerang jalan semakin lama semakin sulit tertangani. Kerusakan bisa saja merembet ke bagian atau komponen lain. (RADEN ARIYO/B-2)