BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat harus waspada dalam membeli makanan. Sebab, masih banyak produk olahan pangan yang menggunakan bahan pengawet, zat pewarna dan bahan lainnya yang membahayakan.

"Kami yakin sejauh ini masih banyak jajanan mengandung zat kimia yang dijual di lingkungan sekolah, maupun di warung-warung," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kobar Dwi Ratna, Kamis (2/2/2017). Ia meminta, pedagang makanan tidak lagi menggunakan bahan kimia untuk dicampur dalam makanan dagangannya.

Menurut Dwi Ratna, pencegahan terhadap pengguna zat kimia sangat penting agar mereka tahu dampak penggunaan zat tersebut pada pangan.

Selain itu, untuk melindungi konsumen terhadap akses negatif pemakaian barang yang beredar di pasar yang tidak memenuhi aspek keamanan, kesehatan dan keselamatan.

"Kami ingatkan agar pelaku usaha seperti warung catering, penjual makanan, pemilik pengolahan usaha seperti pembuatan tahu dan tempe dan lain lain, agar bisa mematuhi Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 2004 tentang Keamanan Mutu dan Gizi Pangan," tandasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)