BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bangunan Kantor Desa Saka Tamiyang, Kecamatan Kapuas Barat ludes dilalap api tak tersisa, Kamis (2/2/2017), sekitar pukul 01.00 WIB.

"Saya terkejut dan langsung ke lokasi. Bangunan hanya tersisa tiangnya saja. Seluruh bangunan sebagian besar berbahan kayu, sehingga muda di lahap api." kata Kades Saka Tamiyang, Eli Setladi, Kamis (2/2/2017).

Kantor desa yang dibangun pada tahun 2007 tersebut jaraknya jauh dari pemukiman warga. Kendati demikian, kebakaran menghebohkan warga sekitar. Upaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya pun tak membuahkan hasil.

"Kita tidak sempat memadamkan api. Dugaan sementara kemungkinan akibat arus pendek listrik (korsleting)," kata Eli Setladi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Eli menegaskan, kerugian yang dialami mencapai Rp80 juta. "Semua fasilitas kantor tidak terselamatkan," tutur dia.

Untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, sementara rumah kepala desa dimanfaatkan sebagai kantor.

"Agar tetapi pelayanan terhadap masyarakat maka rumah saya sementara dipakai sebagai kantor desa. Uang kas desa semuanya aman karena dibawa bendahara," tegas dia. (DJIMMY NAPOLEON/B-11)