BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Minyak sawit banyak dipakai sebagai minyak goreng di Afrika, Asia Tenggara, dan beberapa negara di Amerika Selatan.
Minyak sawit semakin populer di sejumlah lain di dunia dalam beberapa tahun terakhir karena meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan terkait dengan terlalu banyaknya lemak trans dalam asupan makanan sehari-hari.
Bagi mereka yang memiliki kadar kolesterol jahat (kolesterol LDL) terlalu tinggi di dalam tubuh mereka, beralih ke minyak sawit adalah pilihan tepat bagi kesehatan tubuh.
Berikut ini adalah penjabaran manfaat kesehatan dari minyak sawit selanjutnya, setelah pada artikel sebelumnya disebutkan dapat meningkatkan kadar energi dan membantu meningkatkan daya penglihatan.
Penyakit Kardiovaskular
Minyak sawit memiliki kandungan tinggi kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Tapi meski mengandung LDL, keseimbangan sehat dapat terjadi di dalam tubuh dengan asupan minyak sawit.
Kadar tinggi kolesterol LDL diketahui dapat meningkatkan kemungkinan terkena atherosclerosis, yang dapat memicu stroke dan serangan jantung. Dengan menjaga keseimbangan sehat antara kolesterol HDL dan LDL, karena keduanya dibutuhkan tubuh, maka sistem kardiovaskular dijamin akan sehat.
Mencegah Kanker
Tokoferols, yang merupakan jenis vitamin A, adalah antioksidan alami. Antioksidan, seperti disebutkan pada artikel sebelumnya, adalah senyawa ampuh bagi pertahanan tubuh untuk mencegah kanker dengan cara menetralkan radikal bebas.
Perlu diketahui bahwa radikal bebas dapat menyebabkan sel sehat bermutasi menjadi sel kanker, dan dengan kandungan tinggi tokoferol dan minyak sawit, mutasi sel itu berpotensi dapat dicegah.
Wanita Hamil
Kekurangan vitamin adalah kondisi paling berbahaya bagi wanita hamil dan janin yang dikandungnya. Vitamin A, D, dan E juga ditemukan dalam minyak sawit, dan karena tubuh tidak mampu mendapatkan vitamin-vitamin itu secara alami, maka perlu untuk mengonsumsinya dalam makanan sehari-hari.
Memastikan ibu hamil dan janinnya tidak mengalami kekurangan vitamin adalah salah satu aspek terbaik dengan menambahkan minyak sawit ke dalam makanan. (NEDELYA RAMADHANI/m)








