BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dari 380 unit Kantor Pos Regional IX Kalimantan, sebanyak 230 unit di antaranya masih bergantung pada subsidi pemerintah.
"Subsidi yang diberikan pemerintah itu dipergunakan untuk pembiayaan kegiatan operasional. Salah satunya, dalam hal kembali menyalurkan bentuk bantuan dari pemerintah bagi warga kurang mampu atau miskin yang ditangani kantor pos," kata Kepala Regional IX Kalimantan Agung S Raharjo, di Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Sabtu (4/2/2017).
Perusahaan layanan jasa yang masuk dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, khusus untuk wilayah Kalimantan, sejauh ini telah menggandeng ratusan lebih mitra kerja.
"Kita memiliki 1.600 mitra kerja. Bayar-bayar apa saja, bisa di kantor pos. Juga, kirim-kirim apa saja bisa di kantor pos. Untuk contoh bayar, kredit kendaraan, tagihan listrik, tagihan telepon, atau lainnya," urai Agung.
Saat transaksi pembayaran selesai dilakukan di kantor pos, maka real time atau uang pembayaran di hari itu juga langsung masuk le rekening mitra kerja yang dimaksudkan.
Hingga saat ini, PT Pos Indonesia Regional IX Kalimantan, juga telah mempunyai 1.200 agen pos yang tersebar di seluruh area Kalimantan. (PARNEN/B-3)








