BORNEONEWS, Kasongan - Berdasarkan rilis yang disampaikan Bagian Humas Setda Katingan ke borneonews.co.id, Minggu (5/2/2017), disebutkan bahwa luas areal persawahan di wilayah Kecamatan Katingan Kuala mencapai lebih dari 10 ribu hektare.
"Yang sawah produktif mencapai sekitar 10 ribu hektare termasuk di desa kami. Sedangkan lainnya adalah hasil program cetak sawah dan sawah yang baru dibuka masyarakat," tutur Suwito, tokoh masyarakat Desa Jaya Makmur, saat panen raya, Jumat (3/2/2017), dalam rilis tersebut.
Petani, kata Suwito, yang juga anggota BPD Jaya Makmur, sejauh ini sudah bisa panen dua kali dalam setahun. Bahkan tidak sedikit pula petani yang bisa panen tiga kali dalam setahun.
Suwito menyebut, rata-rata dalam 1 hektare sawah bisa menghasilkan gabah kering giling (GKG) sebanyak 5 ton.
"Kendalanya kalau musim kemarau sebagian sawah-sawah yang ada kekeringan karena irigasinya banyak yang dangkal," kata dia.
Dulu, sambungnya, irigasi yang ada masih cukup menampung debit air. Namun sekarang banyak yang rusak akibat kebakaran pada musim kemarau 2015 lalu.
Untuk itu, Suwito berharap usulan pemerintah kabupaten kepada pemerintah pusat supaya pengerukan irigasi bisa segera dikabulkan. (ABDUL GOFUR/B-3)








